Nilai dan Norma Sosial

12 11 2009

1. Nilai sosial

a. Konsep nilai sosial.

Nilai sosial merupakan sessuatu yang dianggap baik atau buruk, benar atau salah, indah atau tidak indah, boleh atau tidak boleh oleh sekelompok masyarakat tertentu. Nilai sosial bersifat abstrak. Nilai sosial itu diyakini keberadaannya namun tidak bisa ditangkap panca indra. Salah satu contohnya adalah kejujuran . Di kalangan tertentu kejujuran tidak dianggap baik, akan tetapi dianggap buruk. Di kalangan preman jujur kepada orang lain adalah hal yang tidak baik. Tapi di kalangan masyarakat jujur adalah tindakan yang sangat terpuji, karena jujur bernilai baik. Pelakunya pun akan disukai banyak masyarakat.

Nilai sosial adalah nilai yang dianut oleh suatu masyarakat, mengenai apa yang dianggap baik dan apa yang dianggap buruk oleh masyarakat. Sebagai contoh, orang menanggap menolong memiliki nilai baik, sedangkan mencuri bernilai buruk. Woods mendefinisikan nilai sosial sebagai petunjuk umum yang telah berlangsung lama, yang mengarahkan tingkah laku dan kepuasan dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk menentukan sesuatu itu dikatakan baik atau buruk, pantas atau tidak pantas harus melalui proses menimbang. Hal ini tentu sangat dipengaruhi oleh kebudayaan yang dianut masyarakat. Tak heran apabila antara masyarakat yang satu dan masyarakat yang lain terdapat perbedaan tata nilai. Contoh, masyarakat yang tinggal di perkotaan lebih menyukai persaingan karena dalam persaingan akan muncul pembaharuan-pembaharuan. Sementara pada masyarakat tradisional lebih cenderung menghindari persaingan karena dalam persaingan akan mengganggu keharmonisan dan tradisi yang turun-temurun.

Nilai Sosial dapat berfungsi:

· Sebagai faktor pendorong, hal ini berkaitan dengan nilai-nilai yang berhubungan dengan cita-cita atau harapan,

· Sebagai petunjuk arah mengenai cara berfikir dan bertindak, panduan menentukan pilihan, sarana untuk menimbang penghargaan sosial, pengumpulan orang dalam suatu unit sosial,

· Sebagai benteng perlindungan atau menjaga stabilitas budaya.

Contoh : dalam Natural Science (chemistry) anda kenal istilah Oksigen (O2). Anda yakin akan keberadaan zat tersebut, bahkan anda mampu menghitung volumemenya jika direaksikan dengan zal lainnya. Namun sangat sulit bisa kita lihat Oksigen (O2) dengan mata kita. Dengan demikian Oksigen (O2) adalah ‘nilai zat’. Nah, bagaimana jika konsep Oksigen (O2) tersebut kita tukar dalam Sosiologi sebagai ‘gotong royong’ ? tentu sebagai nilai sosial ‘gotong royong’ bisa kita fahami, keberadaannya kita yakini ada, dia ada dalam pikiran kita, tapi kita mengerti maknanya.

No.

1.

Nama nilai sosial

( tuliskan nama lengkapnya )

Sabar

Definisikan

( tuliskan definisi lengkapnya )

Sabar adalah meneguhkan diri dalam menjalankan ketaatan kepada Allah, menahannya dari perbuatan maksiat kepada Allah, serta menjaganya dari perasaan dan sikap marah dalam menghadapi takdir Allah…

Penjelasan anda

( tuliskan dengan bahasa anda sendiri )

Sabar kita yakini keberadaannya dalam perbuatan yang orang mukmin lakukan, tetapi bentuknya abstrak. Kita juga faham bagaimana sabar itu.

No.

2

Nama nilai sosial

Kepercayaan

Definisi

Kepercayaan adalah suatu rasa percaya yang diberikan seseorang kepada orang lain. Rasa percaya ini diberikan Karena orang tersebut selalu menjaga kejujuran dan kebenaran.

Penjelasan

Rasa kepercayaan sangat dihormati oleh masyarakat. Orang yang telah mendapat kepercayaan dari masyarakat akn diterima dengan baik olejh masyarakat. Terutama pada komunitas orang Islam kepercayaan sangat dijunjung tinggi. Namun demikian kepercayaan masih bersifat universal, artinya dapat diterima di komunitas manapun.

b. Definisi nilai sosial menurut beberapa tokoh.

i. Kimball Young

Mengemukakan nilai sosial adalah asumsi yang abstrak dan sering tidak disadari tentang apa yang dianggap penting dalam masyarakat.

ii. A.W.Green

Nilai sosial adalah kesadaran yang secara relatif berlangsung disertai emosi terhadap objek.

iii. Woods

Mengemukakan bahwa nilai sosial merupakan petunjuk umum yang telah berlangsung lama serta mengarahkan tingkah laku dan kepuasan dalam kehidupan sehari-hari

iv. M.Z.Lawang

Menyatakan nilai adalah gambaran mengenai apa yang diinginkan,yang pantas,berharga,dan dapat mempengaruhi perilaku sosial dari orang yang bernilai tersebut.

v. Hendropuspito

yang dihargai masyarakat-masyarakat. Menyatakan nilai sosial adalah segala sesuatu yang dihargai masyarakat karena mempunyai daya guna fungsional bagi perkembangan kehidupan manusia

vi. Kesimpulan saya nilai sosial adalah nilai social adalah suatu nilai yang dianut oleh masyarakat tentang baik buruknya sesuatu.

c. Ciri-ciri nilai sosial

i. Dipelajari melalui sosialisasi.

ii. Disebarkan dari individu yang satu keindividu yang lain, yang merupakan warga masyarakat.

iii. Berbeda antara kebudayaan satu dengan kebudayaan yang lain.

iv. Merupakan hasil interaksi antar warga masyarakat.

v. cenderung berkaitan antara yang satu dengan yang lain dan membentuk kesatuan nilai.

vi. Pengaruh dari nilai tersebut berbeda pada setian anggota masyarakat.

vii. merupakan bagian dari usaha manusia dalam memenuhi kebutuhannya.

viii. Mempengaruhi perkembangan diri seseorang.

2. Norma sosial

a. Konsep norma sosial

Norma sosial adalah ukuran, patokan, standartperilaku masyarakat yang sesuai dengan nilai sosial yang berlaku. Nilai sosial ‘kesopanan berpakaian’ antara masyarakat bisa berbeda. Ada yang menjadi patokan orang disebut sopan jika berjilbab. Ada sekelompok masyarakat disebut ‘sopan’ cukup berpakaian rapi tanpa mengnakan jilbab, namun ada masyarakat sekalipun berpakaian seksi masih disebut sopan, dan seterusnya. Norma merupakan hasil cipta manusia sebagai makhluk sosial untuk mengatur hubungan sosial agar dapat berlangsung dengan lancar sehingga menimbulkan suasana yang harmonis. DI dalam kehidupan masyarakat, norma berisi tata tertib, aturan, petunjuk standar mengentai perilaku yang pantas atau wajar. Pelanggaran terhadap norma akan mendatangkan sanksi, dari bentuk cibiran atau cemoohan sampai ke sanksi fisik dan psikis berupa pengasingan atau di usir. Norma merupakan bentuk nilai yang disertai dengan sanksi tegas bagi pelanggarnya. Norma merupakan ukuran yang dipergunakan oleh masyarakat apakah perilaku seseorang bernar/ salah, sesuai/ tidak sesuai, wajar/tidak, dan diterima atau tidak. Norma dibentuk di atas nilai sosial, dan norma sosial diciptakan untuk menjaga dan mempertahankan nilai sosial. Nilai dan norma merupakan hal yang berkaitan.
Norma adalah bentuk konkret dari nilai-nilai yang ada di dalam masyarakat.

b. Definisi para tokoh

i. Kimball Young

Mengemukakan nilai sosial adalah asumsi yang abstrak dan sering tidak disadari tentang apa yang dianggap penting dalam masyarakat.

ii. A.W.Green

Nilai sosial adalah kesadaran yang secara relatif berlangsung disertai emosi terhadap objek.

iii. Woods

Mengemukakan bahwa nilai sosial merupakan petunjuk umum yang telah berlangsung lama serta mengarahkan tingkah laku dan kepuasan dalam kehidupan sehari-hari

iv. M.Z.Lawang

Menyatakan nilai adalah gambaran mengenai apa yang diinginkan,yang pantas,berharga,dan dapat mempengaruhi perilaku sosial dari orang yang bernilai tersebut.

Kesimpulan saya norma sosial adalah sebuah ukuran atau patokan yang digunakan masyarakat untuk mengukur nilai yang berlaku.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: